Announcement:

Free Blogger Cafe's Template will be Available Soon for Download

Waspada Penyakit Amandel pada Anak

Amandel merupakan jaringan yang dapat memperoduksi antibodi atau sistem kekebalan tubuh yang berperan dalam memperoduksi imunoglobulin A yang membuat tubuh tahan terhadap berbagai kuman penyakit. Oleh sebab itulah amandel dianggap sebagai benteng pertahanan yang sanggup mencegah kuman penyakit masuk ke dalam saluran pernapasan.

Lantas, lewat  berita terkini ada yang disebut dengan penyakit amandel. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa bisa terkena gangguan amandel. Namun, pembahasan kali ini akan lebih dititikberatkan pada penyakit amandel pada anak.

Penyakit amandel pada anak ternyata lebih sering terjadi dibandingkan pada orang dewasa. Menurut dr. Rita, Pengelola Program Kesehatan Mandiri, ketika melakukan pemeriksaan terhadap anak-anak SD, terdapat 50% anak dengan kelenjar amandel yang mengalami pembesaran. Beberapa di antaranya ditemukan telah meradang.

Amandel berfungsi sebagai penyaring organisme berbahaya seperti bakteri atau virus yang masuk ke tubuh melalui mulut atau hidung. Akibat tugas “mulia” ini amandel seringkali meradang ketika sedang bertarung dengan organisme tadi. Infeksi ringan yang dialami amandel ini akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk mengeluarkan antibodi yang melawan infeksi.

amandel.jpg
Dengan begitu, akan terjadi peradangan pada bagian tersebut sehingga rasa sakit akan muncul ketika bagian amandel tersentuh oleh makanan, atau sakit pada saat menelan sesuatu. Bahkan pada kasus tertentu, pernapasan akan sulit dilakukan oleh anak yang mengalami peradangan amandel.

Gejala Penyakit Amandel

Tugas mulia amandel yang ternyata cukup berat, mengakibatkan peradangan amandel sering terjadi, apalagi pada anak-anak usia 5 – 10 tahun. Gejalanya antara lain sering batuk pilek, tenggorokan sakit, susah menelan, sakit kepala, demam dan kedinginan, kehilangan suara, pembesaran kelenjar getah bening di sekitar leher.

Adakalanya amandel menjadi bersifat akut sehingga anak-anak menjadi susah nafas dan tidak mampu menelan. Namun, pada level akut yang tidak begitu parah biasanya penyakit amandel ini dapat disembuhkan dalam waktu 4 – 6 hari. Sedangkan penyakit amandel yang sifatnya kronis biasanya terjadi berulang-ulang dalam waktu yang sangat lama.

Namun, cara utama dalam mengetahui apakah anak Anda terkena penyakit amandel atau tidak dapat diketahui dengan gejala berikut ini.

Anak mengalami demam dengan suhu tubuh yang tinggi. Demam ini disebabkan oleh adanya zat asing (virus dan bakteri) yang menyerang tubuh.
Rasa sakit pada bagian amandel.

Warna amandel dan daerah sekitarnya menjadi lebih gelap atau lebih terang dan kemerahan.
Amandel menjadi besar atau bengkak.
Amandel tidak berfungsi dengan baik.

Penyebab Penyakit Amandel

Radang amandel atau penyakit tonsilitis adalah keadaan di mana saluran pernapasan bagian atas menderita infeksi akibat virus atau bakteri. Organ yang diserang pada kondisi ini tentu saja adalah amandel.

Penyakit amandel disebabkan oleh virus atau bakteri. Beberapa bakteri yang menyebabkan peradangan pada amandel adalah streptokokus beta hemolitik A dan H Influenza.

Jika penyebabnya bakteri, penyakit ini bisa disembuhkan dengan pemberian antibiotik. Di kalangan virus yang menyebabkan amandel antara lain Epstein-Barr atau adenovirus dan coxsackie.
Cara Mengatasi Penyakit Amandel

Penyebaran bakteri penyebab penyakit amandel bisa melalui bersin atau batuk, itulah sebabnya penyakit ini bersifat menular. Namun, ada beberapa cara agar anak Anda dapat terhindar dari penyakit ini.

Jika ada salah seorang teman atau saudara yang sedang sakit amandel hindari berbagi alat makan, gelas, sikat gigi, dll.
Sering cuci tangan.
Mengganti sikat gigi setelah sembuh dari radang amandel.
Mengamankan barang-barang anak Anda (seperti sikat gigi) dari penderita amandel.
Menghindari orang-orang yang sedang sakit amandel.

Jika tiga dari gejala di atas tersebut sudah nampak, berarti anak Anda memang terkena penyakit amandel atau radang amandel. Segera periksakan ke dokter atau lakukan perawatan ringan dengan memberikan makanan dan minuman yang sehat serta mengompresnya dengan air hangat.

Selain itu, untuk mencegah munculnya peradagangan kembali di kemudian hari, hindari anak dari konsumsi es dan makanan atau minuman yang mengandung banyak gula buatan serta penyedap rasa.

Pengobatan dan Perawatan

Banyak-banyaklah minum air putih. Meminum air putih hangat akan membantu mengurangi dan mencegah datangnya peradangan karena virus atau bakteri tidak akan hidup di tempat yang hangat. Anda bisa melihat apa saja manfaat minum Air putih bagi kesehatan tubuh.

Hindari makanan yang membuat tenggorokan iritasi seperti makanan pedas, terlalu panas atau dingin, gorengan, dan makanan-makanan berpengawet dan manisan. Jangan mengonsumsi air dingin karena hal itu akan memicu munculnya virus dan bakteri yang mengakibatkan radang.
Untuk penyakit amandel yang disebabkan bakteri, lakukanlah terapi antibiotik.

Jika sangat sulit menelan maka gantilah makanan dengan minuman berkalori seperti jus buah, milkshake, atau sup.
Mengompres leher dengan air hangat setiap hari.
Berkumur air garam 3-4 kali sehari.
Istirahat dan olahraga yang cukup. Dengan istirahat dan olahraga, maka sistem metabolisme serta sistem kekebalan tubuh akan meningkat sehingga mencegah penyebaran virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh.

Kapan Operasi Diperlukan?

Jika Anak Anda mengalami pembengkakan pada amandel yang menyebabkannya sulit bernafas.
Sering terjadi peradangan selama minimal tujuh kali dalam setahun.
Terdapat nanah atau abses pada amandel.

Namun, operasi amandel akan menimbulkan efek yang tidak selalu positif. Dengan melakukan operasi tersebut, maka sistem kekebalan tubuh akan berkurang karena salah satu jaringan pembentuk antibodinya pun berkurang. Orang yang hidup tanpa amandel akan lebih mudah terserang penyakit dibandingkan dengan orang yang memiliki amandel.

Meskipun begitu, banyak pihak medis yang menyerankan agar amandel yang terjadi peradangan harus segera dibuang apabila peradangan atau infeksi amandel disebabkan oleh kuman atau bakteri yang berbahaya bagi kesehatan tubuh nantinya.

Selain dengan cara melakukan operasi, penyakit amandel pada anak ini juga bisa diatasi dengan cara memberi obat tradisional, seperti mengkudu, sambiloto, temulawak, atau pegagan. Tanaman herbal tersebut bisa diolah dengan cara dijus, direbus dan diminum airnya, atau diserut dan diambil sarinya.

Namun, obat herbal tersebut sebaiknya dikonsumsi tidak selama amandel dalam kondisi terkena radang saja. Kalaupun peradangan sudah berhenti, tetap minum obat herbal tersebut untuk mencegah infeksi virus dan bakteri datang kembali.
Share it Please

Yuliana Ningsih

I'm Ahsan,. I'm a freelance writer on topics related to Website Optimization (SEO), blogger customizations and making money online. I'm blogging since 2010.If you need help, feel free to contact anytime! Google and Twitter

Copyright @ 2014 Berita Terkini. Designed by BLOGGER CHILI