Announcement:

Free Blogger Cafe's Template will be Available Soon for Download

Tampilkan postingan dengan label Cerpen Sedih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen Sedih. Tampilkan semua postingan

SYAIR HATI - CERPEN CINTA

SYAIR HATI yang merupakan tema dari kumpulan cerpen tentang cinta maupun cerpen sedih yang di angkat dari beberapa kisah,Cerita Sedih cinta, yang merupakan cerpen cerpen cinta terbaik yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra seperti tokoh, plot, tema, bahasa dan insight, serta penyampaian kata kata cinta secara lebih luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang.

Dalam konteks filosofi cinta yang di mana di terapkan kedalam Cerita Cinta kehidupan merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi atau kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut, Jadi untuk lebih jelasnya mengenai isi dari Cerpen , langsung saja di simak dari cerpen cinta sedih berikut :

syair hati

Mentari itulah nama kecilku, ketika aku masih dalam pelukan, ketika aku masih selalu merengek minta ini itu tanpa terpikir seberapa berat beban mereka.

Nama itu diberikan orang tuaku agar aku kelak menjadi orang yang mampu mandiri bagai sinar mentari yang tak lelah menyinari bumi. Menyinari orang-orang yang ada didekatnya, tanpa bantuan sinar lainnya.

Sejak kecil aku selalu diajarkan untuk mandiri, melakukan sesuatu harus bisa sendiri. Dengan harapan aku bisa belajar tanpa merepotkan orang lain, tanpa tergantung orang lain. Meskipun hakekatnya manusia adalah makhluk sosial, yang tak dapat hidup tanpa bantuan orang lain.

***

Sekian lama aku belajar akan hal itu dalam kehidupan ini. Hingga suatu kali aku bertemu dengan seorang pria tampan. Ka’ Damar itulah orang yang membuatku selalu belajar akan arti hidup. Mengenalnya bagai mentari yang selau bersinar terang tanpa ada awan-awan yang berlari menghalangi jalan sinarnya, bagai angin yang bertiup kencang membawa sejuta harapan.

Bagiku dia adalah laki-laki yang perfect alias sempurna. Dengan waktu yang kita jalani selalu bersama. Dimana ada dia pasti disitu ada aku. Dimana ada hatinya disitulah hatiku. Begitu besar harapanku kepadanya, dan aku berusaha untuk menjadi orang yang selalu ada buat dia.
Tibalah waktu yang kutunggu, saat dimana dia akan mengutarakan isi hatinya. Malam minggu ditaman kota itu aku menunggu hadirnya sesuai dengan janjinya.

Dan kulihat sinar dimatanya pertanda ia sedang bahagia. Akupun ikut merasakan kebahagiaannya. Begitu dia duduk disampingku, serasa jantungku tak mau berhenti menunggu kata-kata indah yang terucap dari bibirnya. Namun sekejap rasa itu berubah ketika dia berkata.
“de hari ini kaka’ senang banget, karena kaka’ sudah punya pacar sekarang”
Batinku tak terasa lagi, hambar. Rasanya seperti tersambar petir DUARRR…M

Untuk saat itu aku hanya mencoba tersenyum untuk kebahagiaannya. Namun di dalam hati kecilku menangis. Menangis sekencang-kencangnya.
Sejuta harapan telah kutanam namun tiada satu pun yang dapat aku petik. Salah besar aku jika terlalu mengharapkannya lagi. Dia hanya menganggapku sebagai seorang adek yang menurut dia adalah adek kesayangannya. Namun aku sulit menerima semua itu. Meskipun aku masih bisa selalu berada didekatnya.

Sejuta kebencian dan kekecewaan terpendam kepada seoarang gadis yang telah merebut hati ke’ Damar. Hingga suatu kali aku mencoba mencelakainya, namun ternyata yang terkena ialah ka’ Damar. Karena dia berusaha menyelamatkan kekasihnya itu, dia tertabrak mobil yang memang sengaja ingin kutabrakkan kepada gadis itu.

Sesalpun tiada akhir, mengapa aku begitu tega merenggut nyawa orang-orang yang tak bersalah. Mulai dari itu aku mencoba berpikir, mengapa aku tak punya perasaan. Bukankah mereka juga ingin bahagia. Denga cara mereka sendiri. Oh Tuhan Ampuni dosa-dosa yang telah aku perbuat. Aku ingin berubah, aku tak ingin egois, aku ingin semua orang yang ada didekatku merasa bahagia. Termasuk orang tuaku yang telah membari nama aku Mentari. Karena selama ini aku telah menjadi mentari yang tertutup awan tebal tanpa satu sinarpun yang menerangi bumi yang kucintai ini.

=SELESAI=

Cerita Cinta Semua Tinggal Kenangan

Semua Tinggal Kenangan dari judul postingan di atas adalah salah satu judul yang merupakan sebuah cerita pendek ataupun cerpen yang kami angkat dari cerita sedih cinta yang masih terkait dengan kata kata cinta maupun kata kata sedih cinta maupun Tips Cinta yang telah kami sediakan di dalam blog ini. Langsung saja kita simak isi dari sebuah Cerita Cinta yang di angkat dari cerita seorang anak remaja yang belia

cerita cinta terbaru


Aku tidak pernah menginginkan semuanya begini, walau yang terjadi hanya kebohongan dan kepalsuan yang kau berikan padaku. Dan sekarang kau tinggalkan aku, meninggalkan luka dan perih yang sangat mendalam di hatiku. Kau telah pergi meninggalkan aku, meninggalkanku untuk selamanya dan tak akan pernah mungkin kembali lagi. Tapi, apalah dayaku, semuanya sudah ditakdirkan oleh sang Maha Pencipta.

Ceritanya berawạl saat aku duduk di kelas IX SMP. Aku mempunyai seorang cowok yang bernama Rian, dia adalah cinta pertamaku. Aku mengenalnya melalui Facebook. Pada awalnya kami hanya berteman, malah kami jarang sekali menyapa, paling-paling kami chattingan ketika ada yang penting untuk kami bahas. Tapi seiring berjalannya waktu hubungan kami pun semakin akrab, malah bisa dibilang sangat akrab. Aku ingin mengenalnya lebih jauh lagi, meskipun ada penghalang bagi kami, yaitu jarak antara kami berdua cukup jauh, aku tinggal di Aceh dan dia di Jakarta.

Ouchhhhh iya, aku lupa mengenalkan identitasku, namaku Nara, tepatnya Nara Agustina, aku tinggal di Aceh, sekarang aku bersekolah di sebuah sekolah Negeri di kotaku. aku baru kelas IX SMP, memang masih telalu dini untuk mengenal "Cinta", tapi itulah kenyaataannya. "hehehe"... Kita lanjut lagi yokk ceritanya...

Walaupun jarak kami cukup jauh tapi kami tetap bisa berkenalan melalui "facebook" atau "smsan"...,, Sudah 1 bulan hari-hari kulewati bersama Rian, dan aku mulai ada rasa padanya, "entah rasa apa itu, pedas, asin, manis, atauuuu aku tidak tahulah.??!!.". Tapi apapun yang sedang aku lakukan aku selalu mengingatnya, kayak lagu Duo Maya aja...

Aku mau makan ku ingat kamu
Aku mau tidur juga ingat kamu
Aku mau pergi ku ingat kamu
Oh cinta
Inikah bilaku jatuh, jatuh cinta.,,

yachh kira-kira seperti itulah perasaanku sekarang ini.

"Oh Tuhan, apakah ini yang dinamakan jatuh CINTA..???"gumamku.

Aku memang tidak pernah merasakan perasaan seperti ini selama aku hidup..:) Sepertinya aku mulai menyukai Rian, dan aku pun mulai menyayanginya. Tapi, apakah perasaan Rian padaku sama dengan perasaanku padanya?? ingin rasanya aku mengungkapkan padanya, bahwa aku sangat mencintainya, aku sangat menyayanginya. Tapi aku tidak punya keberanian sedikitpun untuk hal itu, aku malu, karena aku hanya seorang cewek, dan masih terlalu gengsi untuk menyatakan cinta pada seorang cowok seperti Rian, walaupun sebenarnya aku sangat menyayanginya.Yang bisa aku lakukan sekarang adalah menunggu, siapa tahu, suatu saat nanti Rian juga akan memiliki perasaan yang sama denganku.. "Yachh semoga saja.:)" harapku.

****
Malam hari, ketika aku sedang membaca novel, ya memang membaca novel adalah salah satu hobiku, karena suatu saat nanti aku ingin menjadi seorang penulis yang terkenal keseluruh penjuru dunia. "semoga saja terwujud..doain aku yachh.. hehe :)"..

kembali lagi kecerita kita sebelumnya,,

Tiba-tiba ponselku berbunyi, tanda ada pesan masuk, dan ternyata pesan itu dari Rian, sahabat yang aku cintai..cepat-cepat aku mengambil ponselku dan segera membaca pesan darinya.

Rian : "Hai Ra, aku boleh nanya sesuatu nggak?"
Nara : "Hai juga, boleh. memangnya mau tanya apa?"
Rian : "Tapi jawab yang jujur ya,
Kamu dah punya cowok belum?"
Nara : "Haghh,??!! Nara nggak punya cowok"
Rian : "Sama donk,."
Nara : "hahaha...jomblo-jomblo sejati kita yach"
Rian : "Nara, kamu mau ga jadi cwek aku??"
Nara : "???? ga usah becanda lah ka!!"
Rian : "Aku serius Ra, Jujur, seiring waktu berlalu aku dah mulai sayang sama kamu, Apakah kamu memiliki perasaan yang sama denganku??"
Nara : "Gimana yachhh?_?"
Rian : "Kamu mau nggak jadi cewek aku??"
Nara : "kalo Nara boleh jujur sihh, sebenarnya...."
Rian : "...???" Rian penasaran sekali.
Nara : "Nara juga sayang sama kakak.,"
Rian : "SERIUS???!!"
Nara : "*_~"
Rian : "=_=, jadi sekarang kita..."
Nara : "iya"
Rian : "Makasih ya sayang, kamu udah mau nerima cinta aku, Love you.. :*"


Betapa senangnya aku malam ini, ternyata tidak sia-sia penantianku selama ini. Aku langsung menelpon Mira, sahabatku sekaligus dia juga sahabatnya Rian, dan kuceritakan semua padanya bahwa aku telah jadiah sama Rian.

****
Waktupun kian berlalu, aku semakin sayang sama Rian, aku merasakan kenyamanan yang luar biasa saat aku bersamanya..Setiap malam setelah belajar aku tidak pernah lupa mengirim sms padanya,,.. dan pada saat aku mau tidur, Rian juga tidak pernah lupa mengucapkan kata "I Love You Nara" padaku, dan aku langsung membalas "I Love You too Rian". Itu membuktikan kalau dia benar-benar sayang kepadaku. akupun tidak pernah curiga sama sekali padanya. Tapi yang membuatku penasaran adalah knapa setiap aku smsan sama dia, dia selalu bilang lagi minum obat, saat itu aku tidak bertanya padanya, obat apa yang dia minum, karena aku pikir mungkin dia hanya sakit biasa, atau hanya minum vitamin...

****
Sampai suatu hari, dia mengirim sms kepadaku,

From : My first love Rian
"Ass. wr. wb. De, maafin aku ya, kayaknya lebih baik kita putus aja, aku tidak mau membuatmu kecewa dan sakit hati padaku nantinya. Sekali lagi maafin aku, aku tidak pernah bermaksud menyakiti hatimu."


Seketika air mataku menetes , aku tidak bisa berkata apa-apa lagi, rasanya mulutku keluh untuk berucap.. lalu aku membalas pesannya.

To : My first love Rian
"Apakah ini yang kau sebut tidak akan mengecewakanku, Aku benar-benar kecewa sama kamu. Kamu tega mempermainkan aku seperti ini..


Baiklah, jika ini memang keputusanmu, aku akan berusaha menerimanya,.
Aku akan merelakanmu. Tapi, adakah kesempatan untukku, untuk menjadi sahabatmu seperti dulu lagi. Aku tahu, itu sangat susah untuk ku lakukan, tapi aku akan mencobanya..!"

From : My first love Rian
"Maafkan aku ya Ra.


Tentu, aku sangat senang jika kamu masih mau bersahabat denganku, aku sangat berterimaksih.
Dan.. aku punya 1 permintaan padamu..bolehkah aku memintanya??."

To : My first love Rian
"Boleh, asalkan itu tidak menyakitiku."

From : My first love Rian
"Aku mau kamu tidak akan pernah membenciku karena hari ini aku telah menyakitimu?!"

To : My first love Rian
"Iya, aku tidak akan pernah membencimu, karena aku sangat menyayangimu, sampai kapanpun rasa itu akan tetap ku jaga, walaupun kita tidak bersama lagi."

From : My first love Rian
"Terima kasih ya Ra.,"

To : My first love Rian
"Ya, sama-sama kak."


Sejak saat itu hubunganku dengan Rian masih baik-baik saja. Walaupun kami hanya bersahabat, aku sudah cukup senang untuk itu.

****
Pada suatu hari, entah kenapa Rian mengajakku balikan lagi, Rian bilang dia masih sayang sama aku, sulit sekali untuk melupakan kenangan-kenangan indah bersamaku. Dan tanpa berpikir panjang aku langsung menyetujuinya. Karena memang aku masih sangat mencintainya.

Tapi...setelah 1 minggu kita balikan, entah kenapa dia tidak pernah menghubungiku lagi, malahan dia tidak pernah mengirimkan 1 sms pun untukku, untuk menegurku saja dia tidak pernah. Aku mencoba menghubunginya, sudah berkali2 ku sms dy, tapi tidak ada balasan, lalu aku telpon, dy pun tidak mengangkatnya.

Aku semakin gelisah, apakah yang telah terjari padanya, pikiranku tidak karuan, tapi aku tidak boleh berpikiran negatif, aku harus tetap berpikiran positif. Aku harus bersabar, mungkin saja dia sedang sibuk dengan sekolahnya, karena pada saat itu dia sudah kelas XII SMA.

****
Hari demi hari kulalui tanpa kabar sedikitpun darinya. Lalu terpikir dalam benakku, "kenapa aku tidak buka facebook aja? mungkin dari sana aku bisa mendapatkan informasi tentangnya,, ". Setelah ku buka fb, aku langsung masuk ke wall nya, aku lihat disana tidak ada aktifitas sama sekali. aku semakin gelisah, tanpa sadar aku meneteskan air mata. Tapi aku tidak boleh menyerah, aku harus terus berusaha mencari informaai tentangnya.

Aku teringat kepada temannya Rian yang bernama Alvin,"kenapa aku tidak coba tanya sama dia aja, mgkin saja dia tahu"pikirku.

Aku langsung mengrim pesan kepadanya, aku tanya tentang Rian kepadanya. Dan setelah Alvin menceritakan semuanya padaku, aku kaget sekali. dia bilang

"Rian sudah pergi ke Seoul, Korea seminggu yang lalu untuk berobat, penyakitnya sudah parah sekali"jawabnya.

Tapi dia tidak mau menyebutkan nama penyakit Rian, Alvin bilang ini adalah rahasia keluarga Rian.
Tapi yang sangat menyakiti perasaanku adalah, kenapa Rian tidak pernah bercerita tentang penyakitnya kepadaku? semestinya jika dia memang mencintai aku,dia ceritakan semuanya padaku, agar aku tidak menderita seperti ini. Dan yang paling membuatku sedih adalah ketika dia pergi ke Korea, dia tidak memberitahuku. Lalu aku teringat pada ucapan Rian ketika dia memutuskan aku pertama kali, dia bilang dia tidak mau membuatku sakit hati, apakah ini yang Rian maksud??!! Aku bingung sekali.

Setelah aku tahu hal itu, tidak pernah telewatkan hari-hariku untuk selalu memanjatkan doa kepada Allah agar Rian segera sembuh dan dia bisa menepati janjinya padaku, yaitu dia akan selalu menjagaku sampai maut memisahkan kita.

****
Sampai pada suatu hari, aku begitu shock saat aku mendapat telepon dari sahabatku Nadia, dia bilang

"Ra, yang sabar ya ra,, aku terpaksa memberitahukan hal ini padamu, aku nggak mau kamu sedih. Tapi inilah kenyataannya ka Rian sudah pergi meninggalkan kita, pergi menghadap Allah S.W.T. Dan sekarang jenazahnya lagi dalam perjalanan pulang ke Indonesia, Jg nangis ya Ra, aku juga ikut sedih kalo kamu sedih, aku sayang kamu Ra, aku nggak mau kamu knpa2." ceritanya panjang lebar.

Setelah mendengar kabar itu, air mataku langsung jatuh membasahi pipiku, badanku terasa menggigil hingga aku tidak bisa berkata2 apa2 lagi. Sekarang yang bisa aku lakukan adalah menangis dan menangis, hidupku terasa hancur, seperti ada yang kehilangan dari diriku. Sulit sekali untukku mempercayai kenyataan ini. Butuh waktu lama untuk menerima semua ini.
Sudah berhari-hari aku terlarut dalam kesedihan. Kepergiannya begitu mendadak bagiku, sulit untukku menerimanya, tapi ini semua telah terjadi, dia meninggalkanku. Aku harus tabah, karena ini sudah takdir dari yang Maha Kuasa.

"Ka Iyan, aku akan selalu mendoakanmu, supaya kakak ditempatkan diantara orang-orang yang beriman. Walaupun kk telah tiada, cintaku tidak akan pernah pudar untukmu, NARA SAYANG KA IYAN sekarang dan selamanya. Semoga kelak nanti kita akan dipertemukan di alam sana. Amin ya Rabbal Alamin"

****
Sekarang aku harus semangat menjalani hidupku, aku harus tetap tersenyum, aku tidak mau Rian sedih karena melihatku menangis karenanya. Dan aku tahu, aku tidak sendiri, aku masih mempunyai sahabat yang selalu ada untukku dalam suka maupun duka, dalam tangis maupun tawa. Mereka yang selalu menghiburku saat aku sedang sedih karena teringat sama Rian. Aku tidak mau kehilangan mereka, karena aku sangat menyayangi mereka.

Sekarang, yang harus aku lakukan adalah menggapai cita-citaku setinggi mungkin, yaitu menjadi seorang penulis yang terkenal. Aku akan membuat semua orang bangga kepadaku. Terutama orang tuaku, saudara-saudaraku dan sahabat-sahabatku.

»NEVER GIVE UP MY FRIEND«

*THE END*

Cerita Sedih Cinta Di Akhir Nada

Cerita pendek (cerpen) adalah sebuah cerita pendek dari satu atau dua alur saja. Yang terdiri dari kisah tokoh utama yang mengalami satu konflik utama. Bicara soal cerpen kali ini kami memberikan artikel Cerita Sedih Cinta yang bertemakan  Cinta Di Akhir Nada merupakan salah satu genre sastra yang telah menjadi bagian penting konsumsi pembaca masa kini. Hanya sedikit koran dan majalah di Indonesia yang tidak memuat cerpen sebagai salah satu materi isinya.

Karena termasuk ke dalam jenis karya sastra, cerita pendek cinta memiliki unsur intrinsik yang sama dengan yang karya sastra lain. Sebagai contoh, sebut saja tokoh, latar, dan alur cerita. Nah, agar tidak bingung, berikut ini kami hadirkan sebuah contoh cerita pendek cerita cinta sedih untuk Anda nikmati.

cerita cinta sedih

Matahari mulai memanas dan keringat mengucur di dahiku. Masih empat lagu yang belum kubawakan , tapi ku tak sanggup lagi tuk berdiri. Akhirnya kupaksakan raga ini tuk menghibur ribuan orang. Dan akhirnya acara ini pun selesai sudah.Sampai di rumah , aku langsung terkulai lemas menunggu saat ku menutup mata . Akhirnya ku tertidur . Kicauan burung membangunkanku di pagi itu . Kurasakan cacing perutku berdemo ingin di beri makanan .

Lalu ku berjalan selangkah demi selangkah menuju meja makan .
Betapa terkejutnya aku melihat meja makan yang penuh dengan makanan . “Siapa yang memasaknya ?” tanyaku dalam hati . Tiba-tiba muncul sosok wanita berrambut panjang berbaju putih muncul di balik pintu dapur . Dan ternyata adalah kekasihku .
Dia adalah Angel , wanita yang sangat kucintai . Penyabar , jujur , perhatian dan setia adalah sifatnya . Banyak lagu yang kuciptakan karena terinspirasi darinya . Dari bidadari yang hinggap dihatiku dan menjelma sebagai kekasih dalam hidupku .

“ Sejak kapan kau disini ? ”, tanyaku
“ Sejak kau masih tidur . ”, jawabnya dengan senyuman manis
“ Mengapa kau tak bangunkanku ? ”, tanyaku
“ Kulihat kau begitu lelah dan menikmati tidurmu . ”, jawabnya

Karena cacing perutku meronta-ronta , ku lahap roti keju yang ada di hadapanku . Angel melirikku dengan senyuman .

“Lapar ya ?”, tanya Angel dengan nada manja .
“Ho’oh”, jawabku dengan menganggukkan kepala .

Sesaat kemudian , aku mendapat telepon dari produser untuk menghadiri meeting dengannya . Padahal di hari itu juga aku berjanji pada Angel untuk menemaninya pergi ke rumah orang tuanya di Bogor . Akhirnya rencana itu pun pupus sudah dan Angel tidak jadi pergi ke Bogor karena aku harus meeting dan menggarap project dengan produser . Aku pun berjanji pada Angel bahwa bulan depan aku akan menemaninya ke Bogor .
Setiap malam aku menciptakan lagu untuk mempersiapkan album baruku yang akan dirilis bulan depan . Sehingga waktu luangku habis hanya untuk membuat lagu dan waktu untuk Angel menjadi terbengkelai . Setiap kali Angel mengajakku bertemu aku selalu mengelak dengan alasan pekerjaan .
Tak terasa sudah tiga minggu aku tidak berjumpa dengan Angel . Rasa rindu tumbuh subur dihatiku . Tetapi saat aku bertemu dengan Angel , sifatnya sedikit agak berubah . Dia tampak pendiam dan lebih pasif . Tidak seperti biasanya yang periang dan murah senyum . Mungkin dia agak marah karena aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku . Hal itu tak kutanggapi dengan serius .
Sehari sebelum launching album , produser mengadakan meeting dan diakhiri dengan check sound . Hari yang kutunggu akhirnya tiba . Aku berharap launching album ini berjalan seperti yang ku inginkan dan album yang ku garap meledak dipasaran .
Di awal acara aku mendapat telepon dari Angel yang menagih janji untuk menemaninya pergi ke Bogor . Akhirnya kuputuskan agar Angel berangkat sendiri dan aku akan menyusulnya besok pagi . Tanpa jawaban , Angel langsung memutus telepon . Hal itu tak kutanggapi dengan serius . Dan acara ini pun berjalan sukses .
Tiba-tiba ada kabar yang menyebutkan bahwa Angel telah mengalami kecelakaan lalu lintas . Aku pun langsung bergegas menuju rumah sakit . Tetapi kedatanganku sudah terlambat . Angel terlebih dahulu pergi sebelum aku datang .
Air mataku jatuh terurai saat ku melihat sosok yang kucinta telah terbujur kaku di hadapanku . Wajahnya seolah tersenyum menyambut kedatanganku . Menyambut kedatangan orang yang tak punya mata hati .
Kulihat secarik kertas di samping tubuh Angel yang ternyata adalah pesan terakhirnya . Dalam pesan itu Angel menulis tiga kata yang membuatku sangat menyesal . “ Kutunggu Kau Disana “ itulah pesan yang ditulis Angel sebelum ia pergi ke Bogor . Ternyata dia sudah merasakan apa yang akan dia alami .
Mungkin , batu nisan pisahkan dunia kita , namun dirimu akan selalu ada di hidupku . Menemani dalam setiap detak jantung hingga merasuk dalam palung jiwa . Penyesalan yang selalu datang takkan membuatmu kembali . Namun kuyakin kau telah bahagia di singgasana surga .
Maafkan aku Angel .
*****

========================================================
Penulis : Willy Irmawan
Kelas : XI IPS 2
No Abs : 34
========================================================

Copyright @ 2014 Berita Terkini. Designed by BLOGGER CHILI